Tuesday, March 3, 2015

Tak Bisakah Kita

Teruntuk kamu yang menatap bintang
Merangkainya jadi galaksi utama
Merajutnya bak laba-laba

Kamu yang merasakan hujan
Yang telapaknya basah
Yang binar matanya indah
Yang hatinya kadang resah

Kamu yang berdansa indah dalam mimpi
Yang berputar perlahan, menawan
Yang lupa kadang lelah

Tak bisakah berdusta saja?
Dusta kita tak butuh tawa
Kita tak butuh cengkrama
Kita tak butuh doa
Tak butuh bersama

Tak bisakah menangis saja?
Tenggelam dalam air mata
Tercekat dalam erangnya
Lalu tertawa
Lalu lupa dan lekas hilang

Tak bisakah tertidur saja?
Bunuh diri dalam mimpi
Mati karna ironi
Lalu bangun dan hidup kembali

Tak bisakah pergi saja?
Genggam tanganku dan berlari
Tinggalkan sepi dan elegi

Tak bisakah kita merasa?
Tapi tak meminta
Tak bisakah kita bersama?
Namun tanpa tanya



By: Syapira 

2 comments:

  1. SEDIH BANGET PUISINYA......
    MAU NANGIS BACANYA, EMANG KENAPA MESTI BERPISAH SIH?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya emang sedih...
      kamu siapa sih? kenapa pake anonymous?

      Delete