Tuesday, November 29, 2016

Laki-laki yang Hidup di Masa Lalu

Aku berpapasan denganmu seminggu yang lalu, kamu masih begitu.
Tidak ada yang berubah dari cara bicaramu atau senyum sungkanmu. Katamu beginilah hidupku masih penuh dengan kenangan atas wanita itu.

Dari semua masa lalu, kamu memilih tinggal pada sisa-sisa percakapan tengah malam. Karena kamu selalu sulit memejamkan mata dan ia adalah pil tidur yang selamanya tak akan merusak badanmu.
Tak pernah ada hal yang kamu benci dari wanita itu, kecuali kenyataan bahwa ia tak lagi ada pada masa lalumu.

Dua belas hari yang lalu, aku mengantar wanita itu datang ke rumahmu, tapi katamu bukan ia yang kamu tunggu. Dengan tabah ia pulang pada masa yang tidak ada kamu, terisak dan memaksa dirinya dari mengunjungi kembali dirimu pada malam di masa lalu.

Seminggu yang lalu, kamu datang mengunjungiku.
Malu-malu mengungkapkan maksudmu.
Katamu...

Aku tak lagi butuh wanita itu, aku hanya butuh masa lalu.


No comments:

Post a Comment