Laki-laki
yang Hidup di Masa Lalu
Aku berpapasan denganmu seminggu yang lalu, kamu masih begitu.
Tidak ada
yang berubah dari cara bicaramu atau senyum sungkanmu. Katamu beginilah hidupku
masih penuh dengan kenangan atas wanita itu.
Dari semua masa lalu, kamu memilih
tinggal pada sisa-sisa percakapan tengah malam. Karena kamu selalu sulit
memejamkan mata dan ia adalah pil tidur yang selamanya tak akan merusak
badanmu.
Tak pernah
ada hal yang kamu benci dari wanita itu, kecuali kenyataan bahwa ia tak lagi
ada pada masa lalumu.
Dua belas
hari yang lalu, aku mengantar wanita itu datang ke rumahmu, tapi katamu bukan
ia yang kamu tunggu. Dengan tabah ia pulang pada masa yang tidak ada kamu,
terisak dan memaksa dirinya dari mengunjungi kembali dirimu pada malam di masa
lalu.
Seminggu yang lalu, kamu datang
mengunjungiku.
Malu-malu mengungkapkan maksudmu.
Katamu...
Aku tak lagi butuh wanita itu, aku
hanya butuh masa lalu.
No comments:
Post a Comment