Sunday, May 7, 2017

Gajah di Ruang Tamu

Dua gelas kopi sudah habis lima belas menit lalu
Dan percakapan tentang dirimu yang diam-diam menganggumi sahabatmu
Bukan hanya karna rambut sebahu
Atau mata hitam bundar yang suka tiba-tiba menganggu tidur pulasmu atau muncul diantara angka dan koma juga cakap singkat dengan managermu

Bukan cuma karna baju biru yang seringkali ia pamerkan padamu
Bukan juga pada keanehan suaranya yang seringkali jadi pengantar tidurmu

Ada gajah di ruang tamu rumahmu
Besar… dan menghalangi dirimu dari berpikir jernih membedakan mana kasih yang lugu
Dan mana kisah yang kelak bisa jadi berakhir pilu

“Ahh… wanita itu” katamu
Dia adalah jelma semua lagu

Ada gajah menghalangi pandanganmu
Meski dengan segenap upaya kau tepis rindu
Nyatanya belalai gajah itu tak pernah malu mengingatkanmu pada semua memori dulu

Kini tinggal gajah itu dan kamu
Membingkai memori di ruang tamu
Dan kasih lugu yang kau sembunyikan pada belalai gajah di ruang tamu


No comments:

Post a Comment