Dari semua tempat mengapa kamu menetap pada kepala
Seringkali hilang dari kenyataan dan mengambang hanya pada kenangan-kenangan
Dari semua tempat mengapa tak duduk sejajar saja, berhadap-hadapan dalam cakap yang sengaja dipanjang-panjangkan
Dari semua tempat mengapa tak dipundakku saja, bersandar dan terlelap, selepas air mata sama-sama kita bahasakan
Menyebalkan.
No comments:
Post a Comment