Thursday, May 28, 2015

SENJA

Sore itu memerhatikan matahari yang segera tuntas menyelesaikan kerjanya, oranye – kuning – merah – dan sedikit ungu. Aku tenggelam dalam warnanya yang memabukan. Aku merasa tenang ketika senja datang, merasa tak sendirian tenggelam. Setidaknya ada matahari yang bisa kuperhatikan, perlahan, tenggelam.

Ahh... aku sungguh tak ingin mengeluh, tapi sungguh kadang aku sungguh-sungguh letih tak mengeluh. Apalagi, karna pernah datang hujan beberapa waktu lalu dalam hidupku, aku malah jadi berhati-hati, berhati-hati menjaga tuturku yang bisa mengubah gerimis indah jadi badai dan topan
Senang sekali aku perhatikan senja, ia tenggelam, dan membantuku juga tenggelam. Kadang dalam senja yang tenang, ingin sekali aku bertanya, “Kurangkah aku perhatikan mereka?”

Rasanya, aku sudah jadi penontonmu yang paling setia, tak peduli kamu tertutup awan, aku tetap perhatikan. Tak bisakah kau jawab aku Surya, “Kurangkah aku perhatikan mereka?”

Bolehkah aku jadi aku yang dahulu saja?

Seperti senja yang selalu sama, seperti Surya yang tak lupa tenggelam, istirahat.
Bolehkah aku jadi tak peduli? Pura-pura tak mengerti, tidak memahami.

Bolehkah aku jadi aku yang dahulu saja?
Membalas chat seadanya, lama.
Punya jarak yang jelas, sehingga abai.
Tak perlu beramah tamah, lelah.

Kamu saja selalu tenggelam setiap sore datang berganti malam, tak bolehkah aku tenggelam, karena sungguh aku juga lelah.
Ahhh... kalau begini aku jadi terlihat pamrih, meminta balasan atas apa yang aku lakukan. Tapi sungguh, perih, karena mereka selalu begitu, sedang aku tak sanggup membahasakannya lewat bahasa yang nyaman. Terlalu takut menyinggung mereka, meski mereka kadang sesukanya meninggalkan luka.

Tapi sudah, biar sudah. Anggap saja ini cuma kecarut-marutan pikiranku yang sedang membahana. Aku tenang dalam senja, jadi aku sudah cukup bahagia.
Senja kala itu sungguh indah, surya tak pernah semurah hati ini, membingkai langit yang masih sisakan warna biru mudanya.

Senang sekali aku perhatikan senja, rasanya aku tidak sendirian.


No comments:

Post a Comment