Katamu,
kata-kata hanya boleh dan bisa diartikan KBBI, sisanya bualan dan tak bisa
Padahal pada
kita, KBBI tak melulu terselip dalam saku celana
Dan apa
semua kata harus selalu membentuk arti formal untuk bisa diberi arti dan
menjadi berarti?
Aku tak
ingin ‘kita’ ada disaku orang-orang, dibahas dalam kelas-kelas sastra, ditelaah
dalam bulan bahasa, lantas berbagi arti bahkan dengan mereka yang tak mengenal
kita.
Namun jika
bagimu arti adalah muncul di KBBI
Maka besok
pagi-pagi sekali sebelum kamu pergi
Diujung halaman
seratus lima puluh tiga, akan kau jumpai arti ‘kita’ yang susah payah kuartikan
dan kutulis sendiri.
No comments:
Post a Comment