Wednesday, May 6, 2015

Syair adalah pemahaman atas keseluruhan. Bagaimana kamu bisa berkomunikasi dengan dia yang hanya memahami sebagian?  
-Kahlil Gibran-

Mungkin dari syair-syair sederhana yang aku rangkai tentangmu maksudku bisa tersampaikan dengan cara yang tak biasa. Tak melulu indah memang, kadang aku menyelipkan kesal, amarah, atau sedikit benciku padamu. Tapi apakah sampai padamu maksudku?
Sampaikah padamu makna getir atau manisnya syairku?

Mungkin aku sudah mengibaratkan kamu dalam beragam bentuk yang tak pernah sama. Katakan saja rintik hujan yang rinainya indah atau samudera yang dalamnya tak bisa aku kalkulasikan. semata untuk sampaikan pesan yang sama meski dengan cara yang berbeda.

Salah satu ketakutan terbesarku adalah syair-syair itu tak pernah sampai pada telingamu. Atau sampai, namun kau abaikan. Atau sampai namun kau artikan berbeda. Ketakutan terbesarku adalah aku memilih cara yang salah untuk sampaikan pesanku. Takut menggumamkan diksi yang tak kau mengerti, atau salah membubuhkan koma pada jeda kalimatku. Aku takut.

Aku takut kamu jadi Cooper yang tak memahami kegelisahan Murph. Padahal Murph menyampaikan kegelisahannya lewat cara yang paling sederhana, lewat air mata. Aku takut jika Cooper saja mampu meninggalkan Murph untuk pergi menjelajah angkasa ketika bukan lagi syair yang disampaikan. Apalagi kamu yang hanya aku kirimkan syair-syair tanpa nama, tanpa alamat.

Mungkin memilih syair-syair implisit adalah kesalahan terbesarku padamu. Karena kamu hanya mampu mengira-ngira, hanya mampu menerka, sedang kamu tak sempat bertanya pada aku yang merangkainya. Atau kamu terlalu takut bertanya, takut aku menyebut nama berbeda.

Lantas jika syairku tak tersampaikan, atau hanya tersampaikan sebagian kita adalah Murph dan Cooper yang terjebak dalam dimensi yang berbeda. Yaa... sampai kelak mungkin ktia temukan cara untuk berkomunikasi dengan bahasa yang sama. Mungkin lewat pasir yang tunjukkan koordinat mungkin bisa lewat jam tangan usang yang Murph buang dalam cerita, atau mungkin lewat syair yang sama namun kau dengar berbeda.


2 comments: