Syair adalah pemahaman atas keseluruhan. Bagaimana kamu bisa
berkomunikasi dengan dia yang hanya memahami sebagian?
-Kahlil Gibran-
Mungkin dari syair-syair sederhana yang aku rangkai tentangmu maksudku
bisa tersampaikan dengan cara yang tak biasa. Tak melulu indah memang, kadang
aku menyelipkan kesal, amarah, atau sedikit benciku padamu. Tapi apakah sampai
padamu maksudku?
Sampaikah padamu makna getir atau manisnya syairku?
Mungkin aku sudah mengibaratkan kamu dalam beragam bentuk yang tak
pernah sama. Katakan saja rintik hujan yang rinainya indah atau samudera yang
dalamnya tak bisa aku kalkulasikan. semata untuk sampaikan pesan yang sama
meski dengan cara yang berbeda.
Salah satu ketakutan terbesarku adalah syair-syair itu tak pernah
sampai pada telingamu. Atau sampai, namun kau abaikan. Atau sampai namun kau
artikan berbeda. Ketakutan terbesarku adalah aku memilih cara yang salah untuk
sampaikan pesanku. Takut menggumamkan diksi yang tak kau mengerti, atau salah membubuhkan
koma pada jeda kalimatku. Aku takut.
Aku takut kamu jadi Cooper yang tak memahami kegelisahan Murph. Padahal
Murph menyampaikan kegelisahannya lewat cara yang paling sederhana, lewat air
mata. Aku takut jika Cooper saja mampu meninggalkan Murph untuk pergi
menjelajah angkasa ketika bukan lagi syair yang disampaikan. Apalagi kamu yang
hanya aku kirimkan syair-syair tanpa nama, tanpa alamat.
Mungkin memilih syair-syair implisit adalah kesalahan terbesarku
padamu. Karena kamu hanya mampu mengira-ngira, hanya mampu menerka, sedang kamu
tak sempat bertanya pada aku yang merangkainya. Atau kamu terlalu takut
bertanya, takut aku menyebut nama berbeda.
Lantas jika syairku tak tersampaikan, atau hanya tersampaikan sebagian
kita adalah Murph dan Cooper yang terjebak dalam dimensi yang berbeda. Yaa...
sampai kelak mungkin ktia temukan cara untuk berkomunikasi dengan bahasa yang
sama. Mungkin lewat pasir yang tunjukkan koordinat mungkin bisa lewat jam
tangan usang yang Murph buang dalam cerita, atau mungkin lewat syair yang sama
namun kau dengar berbeda.
dari kisah nyata pribadi yaa?
ReplyDeleteBisa dibilang begitu :)
Delete